Loading Now
×

Terbaru

11 Desa di Tabanan Jadi Sasaran Monitoring Keuangan oleh Dinas PMD Sepanjang Bulan Kemerdekaan

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengelolaan Keuangan Desa yang digelar sepanjang Bulan Kemerdekaan, mulai 13 hingga 29 Agustus 2025.

Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengelolaan Keuangan Desa yang digelar sepanjang Bulan Kemerdekaan, mulai 13 hingga 29 Agustus 2025.

Kegiatan ini menyasar 11 desa di Kabupaten Tabanan, yakni Desa Antap, Desa Jelijih Punggang, Desa Pangkung Karung, Desa Mundeh Kauh, Desa Belimbing, Desa Padangan, Desa Kukuh Kerambitan, Desa Batuaji, Desa Tangguntiti, Desa Karya Sari, serta Desa Timpag. Dalam Monev tersebut, Dinas PMD meminta pemerintah desa menghadirkan Ketua BPD, Ketua LPM, PPKD, TPK, serta perwakilan penerima BLT Dana Desa.

Adapun poin penting yang menjadi fokus evaluasi adalah administrasi keuangan desa Tahun Anggaran 2024 dan 2025, penatausahaan keuangan desa, dokumen kegiatan fisik, serta program ketahanan pangan yang telah dilaksanakan.

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., saat dikonfirmasi Kamis (21/8), menegaskan pentingnya kegiatan Monev ini sebagai langkah pembinaan sekaligus pengawasan. “Monitoring dan evaluasi pengelolaan keuangan desa sangat penting untuk memastikan tata kelola berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi. Dengan langkah ini, kita ingin membangun pondasi kuat bagi desa-desa di Tabanan, agar setiap dana yang dikelola benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ini juga bagian dari upaya mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Tabanan, Dra. I Gusti Ayu Nyoman Supartiwi, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan Monev ini merupakan agenda rutin pihaknya. “Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan penatausahaan keuangan desa berjalan sesuai aturan. Kami melakukan pembinaan sekaligus pengawasan agar administrasi keuangan, dokumen kegiatan, maupun program pembangunan benar-benar tertata dengan baik. Dengan demikian, desa dapat mengelola dana secara optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tabanan berharap pengelolaan keuangan desa semakin tertib dan mampu mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (rls/red)

Post Comment