Harapan Baru untuk Warga Kurang Mampu, Empat Rumah Layak Huni Diresmikan di Melaya
Jembrana – Senyum bahagia terpancar dari wajah empat keluarga di Kecamatan Melaya yang kini menempati rumah baru hasil program bedah rumah. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, didampingi Wakil Bupati Gede Ngurah Patriana Krisna, pada Rabu (17/9).
Program bedah rumah ini merupakan kolaborasi antara Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdes Bersama) Tunas Mekar Sejahtera Jaya dan Lembaga Keuangan Desa (LKD) Kecamatan Melaya. Setiap unit rumah dibangun berukuran 6 x 3 meter, dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi dengan biaya Rp 35 juta per unit.
Penyerahan simbolis dilakukan di rumah milik I Putu Ari Wiastika di Desa Candikusuma. Tiga penerima lainnya adalah I Wayan Tantra dari Desa Melaya, I Wayan Loken dari Desa Tuwed, dan I Gede Diantara dari Desa Tukadaya.
Bupati Kembang menyampaikan apresiasi atas dukungan Bumdes Bersama dan LKD yang ikut berperan dalam meringankan beban masyarakat. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi awal kehidupan yang lebih baik. Tahun depan kita upayakan agar jumlah penerima semakin bertambah,” ujar Bupati Kembang.
Selain menyerahkan bantuan, Bupati juga memberikan motivasi kepada warga agar bisa mengelola perekonomian keluarga dengan lebih bijak.
“Mari kita biasakan menghitung pemasukan dan pengeluaran rumah tangga. Jika pengeluaran lebih besar, maka kita harus lebih giat mencari peluang usaha di sekitar kita,” tegasnya.
Ketua Dewan Penasehat Bumdes Bersama LKD Kecamatan Melaya, I Wayan Ardana, SH, menuturkan bahwa program bedah rumah ini bersumber dari dana Sisa Hasil Usaha (SHU) Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Bumdes Bersama LKD tahun anggaran 2024.
“Setiap rumah mendapat bantuan Rp 35 juta, sebagai komitmen kami dalam mendukung program pengentasan kemiskinan di Jembrana,” jelas Ardana.
Selain membangun rumah layak huni, Bumdes Bersama LKD juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 20 rumah tangga miskin (RTM). Acara ditutup dengan penanaman bibit kakao super sebanyak 15 pohon di halaman rumah penerima, sebagai langkah awal peningkatan ekonomi keluarga. (imm)



Post Comment