Loading Now
×

Terbaru

Menuju “Jembrana Kota Coklat”, Pemkab Salurkan 100 Ribu Bibit Kakao Unggul untuk Petani

Sebagai langkah strategis menuju terwujudnya “Jembrana Kota Coklat”, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna menyerahkan 100.000 bibit kakao unggul kepada kelompok tani se-Kabupaten Jembrana, Kamis (6/11).

Jembrana – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana terus menunjukkan komitmen nyata dalam mengembangkan sektor perkebunan, khususnya komoditas kakao yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Sebagai langkah strategis menuju terwujudnya “Jembrana Kota Coklat”, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna menyerahkan 100.000 bibit kakao unggul kepada kelompok tani se-Kabupaten Jembrana, Kamis (6/11).

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Balai Banjar Munduk Tumpeng Kelod, Desa Berangbang, kepada 25 kelompok tani penerima manfaat. Kegiatan ini dihadiri anggota DPRD Jembrana, perwakilan Subak Abian, serta jajaran OPD terkait. Langkah tersebut menjadi bukti keseriusan Pemkab Jembrana dalam meremajakan tanaman kakao dan meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi pertanian berbasis potensi lokal.

Bupati Kembang Hartawan mengatakan, pembagian bibit kakao unggul merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian yang berorientasi pada kesejahteraan petani dan penguatan identitas daerah.

“Kami ingin Jembrana dikenal bukan hanya karena keindahan alam dan budayanya, tetapi juga karena kualitas kakaonya. Dengan bibit unggul ini, kami dorong petani agar lebih produktif dan berdaya saing,” ujar Bupati Kembang.

Ia menambahkan, bibit yang diserahkan merupakan jenis MCC 02 dan Sulawesi 1 (S1) yang memiliki keunggulan dalam ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta potensi hasil yang lebih tinggi dibanding varietas lama. Langkah ini sekaligus menjadi solusi atas permasalahan tanaman tua dan serangan penyakit yang selama ini dihadapi petani kakao.

Selain menyerahkan bibit, Bupati juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah, termasuk pemerintah desa dan banjar, untuk ikut menanam kakao. Gerakan ini menjadi simbol penghormatan kepada petani dan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap salah satu komoditas unggulan daerah.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, Anak Agung Ngurah Mahadikara Sadhaka, menambahkan, total bibit yang disalurkan mencapai 100 ribu pohon dengan penerima manfaat sebanyak 25 Subak Abian atau kelompok tani di seluruh wilayah Jembrana.

“Bibit MCC 01 dan Sulawesi 1 dikenal sangat produktif, mampu melakukan penyerbukan sendiri, serta tahan terhadap penyakit seperti busuk buah dan VSD. Kedua jenis ini kami pilih untuk memastikan petani memperoleh hasil optimal,” jelasnya. (imm)

Kabar Bali Terkini