Loading Now
×

Terbaru

Seamphony Musik Festival Perkuat Kolaborasi Wisata 3B dan Buka Peluang Kesejahteraan Baru

Upaya memperkuat konektivitas pariwisata kawasan 3B yaitu Bali Utara, Bali Barat, dan Banyuwangi kembali mendapat dorongan konkret melalui penyelenggaraan Seamphony Musik Festival

Buleleng – Upaya memperkuat konektivitas pariwisata kawasan 3B yaitu Bali Utara, Bali Barat, dan Banyuwangi kembali mendapat dorongan konkret melalui penyelenggaraan Seamphony Musik Festival di Villa Solong, Banyuwangi pada Jumat (28/11). Tidak sekadar pertunjukan musik, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan potensi tiga wilayah demi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Seamphony Musik Festival menghadirkan perpaduan hiburan dan promosi destinasi dalam satu rangkaian acara. Melalui Pameran Pariwisata 3B, pelaku industri wisata dari tiga daerah dapat menampilkan keunggulan masing-masing, sekaligus mempertemukan peluang kerja sama untuk memperluas paket wisata lintas wilayah.

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menekankan bahwa penguatan kolaborasi 3B merupakan langkah strategis untuk mewujudkan akses wisata yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi.
“Mari kita wujudkan 3B melalui koordinasi dan sinergi Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara. Dermaga di Banyuwangi sudah terbangun, tinggal Bali Barat dan Bali Utara yang masih kami dorong. Dengan konektivitas yang lengkap, paket wisata 3B akan berjalan optimal dan memberi manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, yang menilai Banyuwangi berhasil menjadi lokomotif pengembangan konsep wisata 3B.
“Banyuwangi berkembang pesat dan patut diapresiasi. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat karena destinasi Banyuwangi dapat memberi keuntungan bagi pelaku wisata di Buleleng dan memberikan dampak positif bagi Bali Utara,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Buleleng tengah menata kembali kawasan strategis seperti titik nol Kota Singaraja, Pelabuhan Buleleng, serta Lovina sebagai ikon Bali Utara. Upaya percepatan konektivitas juga dilakukan melalui pembangunan dermaga di Pantai Binaria Lovina.
“Ini akan membuka peluang besar bagi jalur laut wisata 3B di masa mendatang,” tambahnya.

Seamphony Musik Festival membuktikan bahwa kolaborasi 3B bukan hanya gagasan, melainkan gerakan nyata untuk membangun jaringan pariwisata yang solid, berimbang, dan saling menguatkan. Dengan semakin terhubungnya tiga wilayah ini, manfaatnya diharapkan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat melalui peningkatan ekonomi kreatif, pemerataan kunjungan wisata, dan tumbuhnya peluang usaha baru. (Rim)

Kabar Bali Terkini