Loading Now
×

Terbaru

DPC PDI Perjuangan Tabanan Tampilkan Potensi Desa Tengkudak di Festival Desa V, Palka Studio Raih Juara Nasional

DPC PDI Perjuangan Tabanan turut ambil bagian dengan mengirimkan karya pada kategori video kreatif.

TABANAN – Upaya merawat nilai-nilai Pancasila dari akar rumput terus digalakkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Festival Desa ke-5 yang diselenggarakan oleh BKN Pusat PDI Perjuangan, bertajuk “Piala Megawati: Kawal Pancasila dari Desa”.

Festival berskala nasional ini menjadi ruang strategis bagi desa dan generasi muda untuk mengekspresikan budaya, kreativitas, serta praktik nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. DPC PDI Perjuangan Tabanan turut ambil bagian dengan mengirimkan karya pada kategori video kreatif.

Dalam ajang tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan mengusung karya berjudul “Pesona Kampung Jalak Bali”, yang mengangkat kehidupan masyarakat Desa Adat Tingkih Kerep, Desa Tengkudak, Kecamatan Penebel. Video ini menampilkan harmoni antara manusia, tanah, dan budaya sebagai fondasi keberlangsungan hidup masyarakat desa.

Karya tersebut merepresentasikan realitas agraria sebagai denyut kehidupan masyarakat Tabanan. Melalui visual yang otentik dan narasi yang membumi, video ini menegaskan bahwa isu agraria bukan sekadar wacana, melainkan bagian tak terpisahkan dari keseharian masyarakat desa. Meski belum berhasil meraih juara, karya ini dinilai berhasil membawa suara dan wajah desa Tabanan ke panggung nasional.

Prestasi membanggakan justru diraih oleh Komunitas Kreatif Tabanan, Palka Studio Bali, yang mewakili DPD PDI Perjuangan Bali pada kategori puisi dalam bentuk video. Palka Studio Bali sukses meraih Juara I Nasional, membuktikan bahwa seni dan budaya merupakan medium efektif dalam menyampaikan nilai ideologis serta memperkuat identitas kebangsaan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas partisipasi dan capaian yang diraih oleh masyarakat serta komunitas kreatif Tabanan. Ia menegaskan bahwa Festival Desa bukan semata ajang kompetisi, melainkan ruang pembelajaran kolektif untuk memperkuat jati diri bangsa dari desa.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh karya dan capaian yang ditorehkan oleh masyarakat dan komunitas kreatif Tabanan. Ini membuktikan bahwa desa memiliki kekuatan besar dalam merawat nilai-nilai Pancasila melalui budaya, seni, dan kehidupan sehari-hari,” ujar Sanjaya saat dikonfirmasi, Senin (29/12).

Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan komitmen DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan untuk terus mendorong kreativitas generasi muda desa agar tetap berakar pada budaya lokal dan nilai ideologis bangsa.

“Ke depan, partisipasi ini harus terus ditingkatkan. Festival Desa harus menjadi ruang ekspresi, konsolidasi ideologi, sekaligus bukti bahwa desa adalah fondasi utama Indonesia. Tahun depan, kita harus tampil lebih siap, lebih kuat, dan lebih membanggakan,” tegasnya.

Melalui keikutsertaan aktif dalam Festival Desa ke-5, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan desa sebagai pusat kebudayaan, kreativitas, dan penjaga nilai-nilai Pancasila, sejalan dengan semangat gotong royong dan kedaulatan rakyat dari desa untuk Indonesia. (rls/inwa)

Kabar Bali Terkini