Loading Now
×

Terbaru

94 Pejabat Dilantik Awal Tahun di Kebun Kakao, Bupati Kembang Kirim Pesan: Birokrasi Harus Dekat dengan Rakyat

I Made Kembang Hartawan, saat melantik dan mengambil sumpah 94 pejabat di tengah kebun kakao milik warga, di Banjar Moding, Desa Candikusuma, Kamis (2/1).

Foto : I Made Kembang Hartawan saat melantik dan mengambil sumpah 94 pejabat di tengah kebun kakao milik warga, di Banjar Moding, Desa Candikusuma, Kamis (2/1).

JEMBRANA — Pemerintah Kabupaten Jembrana mengawali tahun 2026 dengan pesan kuat kepada jajarannya: birokrasi harus hadir dan bekerja untuk rakyat. Pesan itu ditegaskan Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat melantik dan mengambil sumpah 94 pejabat di tengah kebun kakao milik warga, di Banjar Moding, Desa Candikusuma, Kamis (2/1).

Pemilihan kebun kakao sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Kakao merupakan salah satu komoditas unggulan yang menopang ekonomi masyarakat Jembrana, sekaligus simbol agar para pejabat yang dilantik tidak terlepas dari realitas kehidupan rakyat.

Bupati Kembang Hartawan menegaskan, pelantikan di ruang terbuka dan dekat dengan aktivitas masyarakat merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membangun birokrasi yang membumi, responsif, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Ke depan, tidak lagi hanya berpikir urusan-urusan klasik administratif. Itu harus sudah clear. Sekarang bagaimana memikirkan isi perut masyarakat, bagaimana memberdayakan ekonomi rakyat, khususnya petani, nelayan, buruh, dan kelompok masyarakat lainnya,” tegas Bupati Kembang.

Didampingi Wakil Bupati IGN Patriana Krisna dan Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, Bupati Kembang menambahkan bahwa pengisian dan pengukuhan jabatan dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berbasis kinerja.

“Pelantikan ini merupakan penegasan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel. Seluruh proses dilakukan secara objektif, berdasarkan kompetensi dan rekam jejak yang jelas,” ujarnya.

Dalam pelantikan tersebut, Pemkab Jembrana melantik 8 Pejabat Tinggi Pratama, 44 Pejabat Administrator, dan 42 Pejabat Pengawas, dengan total keseluruhan 94 pejabat.

Dari delapan Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik, empat orang merupakan peraih peringkat pertama dalam seleksi terbuka pengisian JPTP yang dilaksanakan pada akhir 2025. Mereka adalah I Gede Gus Diendi sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, I Gusti Made Wijaya sebagai Kepala Bappeda, Ida Bagus Ketut Budi Aryana sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana.

Sementara itu, empat Pejabat Tinggi Pratama lainnya diangkat berdasarkan penyesuaian Peraturan Daerah tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja, seiring perampingan dan penggabungan sejumlah organisasi perangkat daerah.

Mereka yakni Dewa Gede Ary Candra sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman; I Wayan Sudiarta sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perhubungan; Ni Kadek Ari Sugianti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana; serta dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial Jembrana.

Selain itu, jabatan Direktur RSU Negara kini diemban oleh dr. I Gusti Agung Putu Arinsantha, menggantikan dr. Ni Putu Eka Indrawati yang dipercaya mengisi posisi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Jembrana.

Pelantikan di kebun kakao ini sekaligus menjadi penanda awal langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jembrana di tahun 2026 untuk memperkuat pelayanan publik dan mendorong kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (imm)

Kabar Bali Terkini