Cegah Longsor dan Banjir, Reboisasi 400 Pohon Digelar di Kawasan Wisata Bukit Pule Kintamani
Bangli – Upaya menjaga keselamatan lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko bencana hidrometeorologi terus dilakukan di wilayah Kintamani. Salah satunya melalui kegiatan reboisasi dengan penanaman ratusan pohon di kawasan wisata Bukit Pule, Banjar Serongga, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Minggu (21/12).
Kegiatan penanaman pohon tersebut diprakarsai oleh Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bangli dan melibatkan Babinsa Desa Songan B sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam serta upaya mitigasi bencana, khususnya ancaman longsor dan banjir di kawasan perbukitan.
Sebanyak 400 pohon ditanam di kawasan wisata KTH Bukit Pule, yang terdiri dari jenis kayu putih dan ampupu. Kedua jenis tanaman tersebut dipilih karena dinilai memiliki daya adaptasi yang baik serta mampu membantu menjaga kestabilan tanah dan daya dukung lingkungan.
Babinsa Desa Songan B, Serka Wayan Karyasa, mengatakan kegiatan reboisasi ini merupakan bagian dari dukungan TNI AD terhadap program pelestarian lingkungan dan pengurangan risiko bencana.
“Penanaman pohon ini bertujuan menjaga keseimbangan alam, mencegah bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir, sekaligus mendukung keberlanjutan kawasan wisata Bukit Pule. Babinsa akan selalu hadir mendukung kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Camat Kintamani, Ketua FPRB Kabupaten Bangli, Perbekel Desa Songan B, anggota DPRD Kabupaten Bangli, perwakilan KPH Wilayah Kintamani, unsur RAPI dan ORARI, TAGANA Kabupaten Bangli, Kelompok Tani Hutan (KTH) Bukit Pule, Kepala Dusun Banjar Serongga, serta komunitas Mapala Denpasar.
Sementara itu, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan reboisasi tersebut. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan wilayah yang aman dan berkelanjutan.
“Kodim 1626/Bangli sangat mendukung kegiatan reboisasi ini sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko bencana. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan wilayah yang aman, lestari, dan berkelanjutan,” tegasnya. (rls/Tin)
Bagikan ini:
- Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Redaksi KabarBaliTerkini.Com Kontak : info@kabarbaliterkini.com WA : 0878-3382-2848


