Loading Now
×

Terbaru

Gotong Royong Serentak di Jembrana, Warga dan ASN Bersatu Jaga Lingkungan dan Cegah Bencana

Gotong Royong Serentak di Jembrana

Foto : Masyarakat Jembrana Laksanakan Kegiatan Gotong Royong Membersihkan Lingkungan

JEMBRANA – Kepedulian terhadap lingkungan dan semangat kebersamaan terus tumbuh di Kabupaten Jembrana. Melalui gerakan gotong royong serentak yang melibatkan warga hingga aparatur sipil negara (ASN), Pemerintah Kabupaten Jembrana mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (1/2).

Gerakan gotong royong ini dilaksanakan secara rutin setiap awal bulan, menyasar seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Jembrana. Warga bersama perangkat desa dan kelurahan turun langsung membersihkan lingkungan sekitar, termasuk saluran drainase dan titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan banjir akibat cuaca ekstrem.

Selain menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, kegiatan ini menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat hubungan antara masyarakat dan pemerintah. Gotong royong dipandang tidak hanya sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai upaya merawat nilai kebersamaan yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Jembrana.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, menyampaikan bahwa gotong royong serentak merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meneguhkan kembali jati diri masyarakat yang berlandaskan kebersamaan dan solidaritas.

“Gotong royong adalah jati diri masyarakat Jembrana. Melalui kegiatan serentak setiap awal bulan ini, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana,” ujarnya.

Semangat gotong royong juga diterapkan di lingkungan pemerintahan melalui program Jumat Resik. Setiap hari Jumat, ASN di lingkungan Pemkab Jembrana secara bergiliran melaksanakan kegiatan bersih-bersih di kantor pemerintahan, fasilitas publik, dan aset daerah lainnya.

Program Jumat Resik bertujuan menciptakan lingkungan kerja dan pelayanan publik yang bersih, nyaman, dan tertata, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap aset milik daerah.

Sekda Budiasa mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat, perangkat desa dan kelurahan, serta ASN yang konsisten menghidupkan kembali budaya gotong royong.

“Dengan kebersamaan, pekerjaan berat akan terasa ringan. Astungkara, semangat gotong royong ini terus terjaga dan menjadi bagian dari budaya hidup bermasyarakat dan pemerintahan di Jembrana,” tambahnya.

Melalui konsistensi pelaksanaan gotong royong serentak dan program Jumat Resik, Pemkab Jembrana optimistis kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan kesiapsiagaan bencana akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di Kabupaten Jembrana. (imm)

Kabar Bali Terkini