×

Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Polda Bali Perkuat Pengamanan Lewat Operasi Ketupat Agung 2026

Kapolda Bali Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Operasi Ketupat Agung 2026 di Gedung Rupatama Polda Bali, Kamis (5/3).

Foto : Kapolda Bali Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Operasi Ketupat Agung 2026 di Gedung Rupatama Polda Bali, Kamis (5/3).

Denpasar – Menjelang dua hari besar keagamaan yang waktunya berdekatan, aparat keamanan di Bali mulai memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Kepolisian Daerah (Polda) Bali pun menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Operasi Ketupat Agung 2026 di Gedung Rupatama Polda Bali, Kamis (5/3).

Rapat ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan pengamanan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang tahun ini berlangsung dalam rentang waktu yang berdekatan. Kondisi tersebut membuat kesiapan pengamanan harus dilakukan secara maksimal agar aktivitas masyarakat tetap berjalan tertib dan kondusif.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Bali, para pejabat utama Polda Bali, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali. Seluruh pihak bersama-sama membahas kesiapan operasi serta strategi pengamanan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Dewata.

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama, khususnya saat masyarakat menjalankan ibadah pada dua momentum besar tersebut.

“Mari bersama-sama kita jaga Bali sebagai rumah bersama yang menjunjung tinggi toleransi dan keharmonisan, demi terciptanya keamanan serta kenyamanan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Usai arahan Kapolda, rapat dilanjutkan dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber terkait rencana pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026. Pembahasan mencakup strategi pengamanan wilayah, pola pengaturan lalu lintas, hingga langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama rangkaian perayaan hari besar keagamaan.

Dalam rapat tersebut juga ditegaskan sejumlah poin penting, di antaranya mengedepankan nilai toleransi dan moderasi beragama dalam setiap kegiatan masyarakat, memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, desa adat, serta tokoh agama, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas yang dapat muncul akibat meningkatnya mobilitas masyarakat.

Melalui koordinasi lintas sektoral ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menyatukan langkah untuk memastikan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri di Bali berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa saling menghormati.

Dengan sinergi seluruh pihak, Bali diharapkan tetap menjadi contoh daerah yang mampu menjaga kerukunan dan harmoni dalam keberagaman, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berada di Pulau Dewata. (Tin/Red)

Post Comment