Loading Now
×

Terbaru

Jelang Ramadhan, Satgas Saber Pangan Polda Bali Pastikan Harga dan Stok Pangan Tetap Stabil

Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi pangan di Kota Denpasar, Sabtu (7/2).

Foto : Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi pangan di Kota Denpasar, Sabtu (7/2).

Denpasar – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi pangan di Kota Denpasar, Sabtu (7/2). Hasil pemantauan sementara menunjukkan harga kebutuhan pokok masyarakat masih relatif stabil.

Sidak dilakukan di Pasar Kreneng, Jalan Kamboja, distributor CV. Sumber Pangan di Jalan Mahendradata, serta ritel modern Tiara Dewata di Jalan Tukad Yeh Aya. Kegiatan ini bertujuan menjaga keterjangkauan harga, menjamin keamanan, serta memastikan mutu pangan tetap terjaga menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadhan.

Kegiatan pengawasan terpadu tersebut melibatkan Ditreskrimsus Polda Bali bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Perum Bulog.

Dalam sidak tersebut, petugas memantau harga dan ketersediaan sejumlah komoditas utama, di antaranya beras, telur, cabai, bawang, dan daging. Tim juga menyambangi kios dan toko untuk berdialog langsung dengan para pedagang, sekaligus menelusuri jalur distribusi bahan pangan.

Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, membenarkan pelaksanaan sidak yang menyasar pasar tradisional, ritel modern, hingga distributor pangan di wilayah Denpasar.

“Sidak ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari potensi lonjakan harga menjelang Bulan Suci Ramadhan. Dari hasil pengawasan sementara, harga bahan pangan di Bali masih relatif stabil,” ujarnya.

Ia menegaskan, Satgas Saber Pangan tidak akan ragu menindak pelaku usaha yang terbukti menjual komoditas pangan di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah atau melakukan pelanggaran distribusi.

“Apabila ditemukan pelanggaran, sanksi akan diberikan secara berjenjang, mulai dari surat teguran hingga pencabutan izin usaha,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, pengawasan ini juga bertujuan mencegah praktik penimbunan dan permainan harga yang dapat merugikan masyarakat. Satgas Saber Pangan akan terus bersinergi dengan instansi terkait guna menjaga kelancaran distribusi serta ketersediaan pasokan pangan.

“Pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang wajar dan situasi pasar tetap kondusif,” tambahnya. (rls/red)

Kabar Bali Terkini