Loading Now
×

Terbaru

Musancab PDI Perjuangan Tabanan, Konsolidasi PAC Diperkuat untuk Perjuangan Rakyat di Tingkat Akar Rumput

Forum ini menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memastikan kehadiran partai semakin dirasakan masyarakat hingga tingkat desa.

Tabanan – Penguatan pelayanan politik dan pengabdian kepada masyarakat menjadi fokus utama Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Minggu (4/1). Forum ini menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memastikan kehadiran partai semakin dirasakan masyarakat hingga tingkat desa.

Musancab yang diikuti 448 peserta dari sepuluh kecamatan tersebut secara resmi mengukuhkan kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan masa bakti 2025–2030. Pengukuhan ini diharapkan memperkuat kerja-kerja partai dalam menyerap, mengawal, dan memperjuangkan aspirasi rakyat di tingkat bawah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan bahwa Musancab merupakan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan program kerja, serta menyiapkan kepemimpinan PAC yang solid, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Musyawarah ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi ruang untuk memperkuat komitmen ideologis kader agar PDI Perjuangan tetap konsisten hadir dan bekerja untuk rakyat Tabanan,” ujar Sanjaya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara partai, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Hal tersebut sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster, yang secara resmi membuka Musancab, menegaskan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai ideologis yang dibangun dengan tata kelola organisasi yang kuat dari pusat hingga akar rumput.

Menurutnya, Musancab tidak boleh dipandang sebagai agenda rutin semata, melainkan sebagai momentum konsolidasi ideologi, penguatan disiplin organisasi, dan penyelarasan gerak partai dengan kebutuhan rakyat.

“PAC dan ranting adalah ujung tombak partai. Dari sanalah PDI Perjuangan hadir langsung di tengah masyarakat. Kepengurusan yang dikukuhkan harus solid, bekerja kolektif, berintegritas, dan aktif turun ke bawah,” tegas Wayan Koster.

Ia juga menekankan agar seluruh kader mampu menerjemahkan nilai-nilai Pancasila dan Trisakti Bung Karno ke dalam kerja nyata, mulai dari pengorganisasian masyarakat, advokasi kepentingan rakyat, hingga pengawalan kebijakan pembangunan, khususnya dalam konteks Bali dan Kabupaten Tabanan.

Pada kesempatan tersebut, Wayan Koster menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan masa bakti 2025–2030 kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan. Penyerahan SK ini menandai dimulainya masa kerja kepengurusan PAC yang baru untuk lima tahun ke depan.

Melalui rapat pleno, forum Musancab secara mufakat mengukuhkan kepengurusan PAC PDI Perjuangan di sepuluh kecamatan, yang diharapkan mampu memperkuat kerja-kerja ideologis, organisatoris, dan pengabdian sosial partai secara berkelanjutan.

Dengan struktur PAC yang telah terbentuk, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan optimistis partai semakin solid dan siap menjalankan peran strategisnya dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat serta kemajuan daerah. (rls/red)

Kabar Bali Terkini