PHRI Klungkung Dorong Paket Wisata Inovatif, Kunci Tingkatkan Hunian Hotel di Nusa Penida
Klungkung – Meskipun jumlah wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida meningkat pesat, tingkat hunian hotel di wilayah tersebut masih belum optimal. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pelaku industri pariwisata, terutama Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Klungkung yang menilai perlunya inovasi paket wisata untuk meningkatkan durasi menginap wisatawan.
Ketua PHRI Klungkung, Putu Darmaya, menjelaskan bahwa pada musim liburan (high season), kunjungan harian mencapai 10 hingga 12 ribu wisatawan. Namun, tingkat hunian hotel hanya berada di kisaran 60 persen.
“Tingginya kunjungan singkat ini tidak selaras dengan tingkat hunian. Melalui table top ini, kami berharap akan tercetus paket-paket wisata inovatif yang berhasil meningkatkan durasi menginap. Peningkatan durasi adalah kunci peningkatan tingkat hunian hotel dan restoran,” ungkap Putu Darmaya pada acara Nusa Penida Table Top 2025 di Caspla Beach Club, Nusa Penida, Jumat (7/11).
Ia menilai kegiatan Nusa Penida Table Top 2025 menjadi momentum penting untuk mempertemukan para pelaku industri pariwisata, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan swasta dalam merancang konsep wisata berkelanjutan.
Menambah semarak kegiatan, acara tersebut juga menandai peluncuran program wisata baru berupa wisata kapal selam yang dikelola oleh Caspla Beach Club. Program ini diharapkan menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan, terutama yang mencari pengalaman berbeda di bawah laut Nusa Penida.
“Kami optimistis inovasi seperti wisata kapal selam ini dapat memperkaya pilihan aktivitas wisatawan, sehingga mereka terdorong untuk tinggal lebih lama,” tutupnya. (Lis)


