Loading Now
×

Terbaru

Sing Main-Main! Desnanjaya Berhasil Ciptakan Inovasi Pengamanan Pretima Berbasis IoT

Denpasar – Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali mencatatkan inovasi gemilang dalam acara “Diseminasi Hasil-hasil Riset Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali” yang digelar di Ruang Rapat Cempaka, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bali pada 18 Desember 2024. Acara ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil riset inovatif dan aplikatif dari berbagai institusi, termasuk INSTIKI yang dikenal sebagai kampus IT terbaik di Bali. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang strategis untuk mempererat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan industri dalam mendorong kemajuan inovasi di Bali.

Dalam forum bergengsi tersebut, dosen INSTIKI, Ir. I Gusti Made Ngurah Desnanjaya, S.T., M.T., mempresentasikan riset terbarunya yang berjudul “Penguatan Perlindungan Pratima dengan Pengamanan Berbasis Internet of Things (IoT)”. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem pengamanan canggih untuk melindungi Pratima, benda pusaka yang disucikan dalam tradisi Hindu Bali. Dengan teknologi berbasis IoT, sistem ini dirancang untuk memberikan perlindungan optimal sekaligus sebagai langkah preventif terhadap ancaman pencurian yang sering terjadi di Bali.

Sistem pengamanan yang dikembangkan dalam penelitian ini memanfaatkan teknologi cerdas yang mampu mendeteksi dini potensi ancaman serta menyediakan pengawasan ketat terhadap Pratima. Dengan implementasi yang luas, inovasi ini diharapkan tidak hanya menciptakan rasa aman bagi masyarakat adat, tetapi juga memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan. “Melalui penelitian tersebut, kami harap dapat memberikan solusi aplikatif terhadap permasalahan yang ada di masyarakat. Sistem keamanan Pratima berbasis IoT yang kami kembangkan dan implementasikan ini diharapkan mampu menjadi solusi inovatif dalam melindungi Pratima dari berbagai potensi ancaman, sekaligus kami berupaya untuk melestarikan nilai-nilai budaya Bali agar tetap ajeg di tengah tantangan modernisasi,” jelas Ir. I Gusti Made Ngurah Desnanjaya, S.T., M.T ketika dikonfirmasi pada Sabtu (4/1).

Acara yang diinisiasi oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali itu turut menghadirkan berbagai hasil penelitian lainnya dari akademisi dan peneliti lintas sektor. Setiap riset yang dipresentasikan menunjukkan potensi besar untuk memberikan dampak nyata bagi pengembangan masyarakat Bali, terutama dalam menghadapi tantangan era digital. Keberadaan INSTIKI dalam forum ini semakin mempertegas perannya sebagai pelopor inovasi teknologi yang tidak hanya relevan, tetapi juga membawa manfaat besar bagi masyarakat adat dan budaya lokal.

Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi dalam inovasi, INSTIKI berharap sistem pengamanan Pratima berbasis IoT ini dapat segera diadopsi secara luas. Solusi ini tidak hanya menjadi wujud nyata dari kontribusi teknologi dalam melindungi kekayaan budaya Bali, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menjaga keharmonisan antara tradisi dan modernisasi di Pulau Dewata. (Tin)

Post Comment

Kabar Bali Terkini