Loading Now
×

Terbaru

Tak Hanya Bangun Jalan, Satgas TMMD 127 Jembrana Dorong Petani Desa Tembles Mandiri Lewat Budidaya Semangka

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 pada Jumat (27/2)
Foto : Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 pada Jumat (27/2)

JEMBRANA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Jembrana tak hanya menyasar pembangunan fisik seperti jalan desa, tetapi juga menyentuh langsung dapur dan penghasilan warga. Melalui penyuluhan budidaya semangka unggul, Satgas TMMD mendorong petani setempat memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Memasuki hari ke-27 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, Dansatgas TMMD Kodim 1617/Jembrana menekankan pentingnya pembangunan kapasitas sumber daya manusia, khususnya petani. Penyuluhan digelar pada Jumat (27/2) sebagai bagian dari program non-fisik yang dirancang berkelanjutan.

Menurut Dansatgas, pemilihan komoditas semangka bukan tanpa alasan. Selain memiliki nilai ekonomi tinggi dan masa panen relatif cepat, semangka dinilai mampu mempercepat perputaran ekonomi warga desa. “Membangun jalan memang penting untuk aksesibilitas, tapi membangun kapasitas petani lokal lewat komoditas semangka adalah investasi jangka panjang untuk kemandirian ekonomi desa. Kami ingin TMMD ini memberikan dampak yang menyentuh hingga ke isi piring warga,” ujarnya.

Dalam penyuluhan tersebut, Satgas memberikan edukasi komprehensif mulai dari pemilihan benih varietas unggul, teknik pengolahan tanah dengan sistem drainase yang tepat, hingga pola pemupukan berimbang antara organik dan anorganik. Petani juga dibekali pemahaman tentang manajemen hama terpadu agar tidak bergantung pada pestisida kimia yang mahal dan berisiko merusak lingkungan.

“Semangka memang menjanjikan, tetapi butuh teknik khusus. Fokus kita adalah hasil maksimal dengan biaya efisien dan lingkungan tetap terjaga,” tambahnya.

Kehadiran prajurit TNI di lahan pertanian, lanjutnya, bukan sekadar memberikan materi, tetapi juga memotivasi serta menanamkan disiplin kerja pada kelompok tani. Dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif, Desa Tembles diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ketahanan pangan di Kabupaten Jembrana.

Ia menegaskan, keberhasilan budidaya sangat ditentukan oleh konsistensi perawatan, terutama dalam penyiraman dan pemangkasan tunas air agar nutrisi tanaman terfokus pada pembesaran buah. Satgas TMMD, kata dia, akan terus melakukan pendampingan hingga masa panen.

Melalui kombinasi pembangunan fisik dan penguatan ekonomi warga, program TMMD ke-127 Kodim 1617/Jembrana menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat fondasi kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. (imm/red)

Kabar Bali Terkini