Loading Now
×

Terbaru

Wabup Dirga Buka Paruman Madya MDA Tabanan 2025, Perkuat Keajegan Desa Adat

Paruman Madya MDA Bali Tingkat Kabupaten Tabanan Tahun 2025 secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Tabanan

Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya dalam menjaga dan memperkuat peran Desa Adat sebagai pilar utama adat, agama, seni, dan budaya Bali. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, saat mewakili Bupati Tabanan membuka secara resmi Paruman Madya Majelis Desa Adat (MDA) Bali Tingkat Kabupaten Tabanan Tahun 2025.

Kegiatan yang digelar di Wantilan Desa Adat Bedha, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Minggu (14/12), menjadi forum strategis bagi Desa Adat se-Kabupaten Tabanan untuk melakukan evaluasi program kerja, memperkuat koordinasi, serta menyatukan langkah dalam menjaga keajegan adat dan budaya Bali.

Paruman Madya tersebut dihadiri Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali atau yang mewakili, prajuru MDA Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan, Bendesa Adat se-Kabupaten Tabanan, unsur perangkat daerah, camat beserta Forkopimcam, para perbekel, serta seluruh peserta Paruman Madya.

Dalam sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan Wabup Dirga, Pemerintah Kabupaten Tabanan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Bendesa Adat dan prajuru Desa Adat atas dedikasi dan peran aktifnya dalam menjaga kelestarian adat, budaya, serta nilai-nilai kearifan lokal di Kabupaten Tabanan.

Pemerintah Kabupaten Tabanan juga menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dan memberikan dukungan nyata terhadap penguatan kelembagaan Desa Adat, sejalan dengan visi pembangunan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

Paruman Madya MDA Bali Tingkat Kabupaten Tabanan Tahun 2025 secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Tabanan sebagai simbol dimulainya rangkaian sidang dan pembahasan Paruman.

“Paruman Madya ini merupakan ruang musyawarah yang sangat penting untuk menyatukan pandangan dan langkah Desa Adat dalam menjaga keajegan adat, budaya, dan tradisi Bali. Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap melalui forum ini, sinergi antara Desa Adat dan pemerintah semakin kuat, sehingga Desa Adat tetap kokoh sebagai benteng budaya sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika zaman demi terwujudnya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.” ujar Wabup Dirga. (Adu)

Kabar Bali Terkini