Wagub Bali Apresiasi Peluncuran Aplikasi LAIT untuk Dukung Transportasi Publik Cashless
Foto : Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) kolaborasi penjualan tiket layanan angkutan umum Trans Metro Dewata yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi LAIT (Leading Access to Integrated Ticketing).
DENPASAR – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) kolaborasi penjualan tiket layanan angkutan umum Trans Metro Dewata yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi LAIT (Leading Access to Integrated Ticketing). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Jumat (30/1).
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Bali menyampaikan apresiasi atas hadirnya aplikasi LAIT sebagai alternatif sistem pembayaran non tunai pada layanan Trans Metro Dewata. Inovasi digital ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong transformasi transportasi publik Bali menuju era digital 4.0 yang lebih modern dan terintegrasi.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas teknologi ini. Tidak semua aplikasi itu bagus, yang paling penting adalah isinya dan manfaatnya bagi masyarakat. Inilah yang menjadi gerakan kita di era 4.0,” ujar Giri Prasta.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan generasi muda Bali, dalam pengembangan rekayasa lalu lintas berbasis teknologi. Ia meminta Dinas Perhubungan Provinsi Bali untuk membuka ruang kerja sama seluas-luasnya demi menghadirkan layanan transportasi publik yang cepat, terjangkau, dan terpercaya.
“Jika aplikasi ini tumbuh dan dipercaya masyarakat Bali, di sanalah kita bisa membangun kinerja transportasi publik yang lebih baik. Kita harus bangga ketika anak muda Bali berbicara tentang kolaborasi, karena kolaborasi adalah kunci kemajuan,” tambahnya.
Wakil Gubernur Bali juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali terus melakukan evaluasi terhadap pengembangan moda transportasi Trans Metro Dewata. Ke depan, setelah penyelesaian jalur shortcut, layanan ini direncanakan akan diperluas hingga menjangkau wilayah Singaraja.
Transformasi sistem pembayaran dari tunai menjadi cashless melalui aplikasi LAIT diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna, tetapi juga mampu meminimalkan potensi kebocoran pendapatan, sekaligus meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan transportasi publik di Bali. (rls/adu)
Bagikan ini:
- Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Redaksi KabarBaliTerkini.Com Kontak : info@kabarbaliterkini.com WA : 0878-3382-2848


