Loading Now
×

Terbaru

Warga Tukadaya Akhirnya Bernapas Lega, Bupati Jembrana Tinjau Langsung Pembangunan Air Bersih

Bupati Jembrana I Kembang Hartawan meninjau langsung pembangunan fasilitas umum dan infrastruktur dasar di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Selasa (6/1), guna memastikan program bantuan pemerintah berjalan sesuai kebutuhan warga.

Foto : Bupati Jembrana I Kembang Hartawan meninjau langsung pembangunan fasilitas umum dan infrastruktur dasar di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Selasa (6/1).

Jembrana — Upaya pemerintah daerah memastikan pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terus dilakukan. Bupati Jembrana I Kembang Hartawan meninjau langsung pembangunan fasilitas umum dan infrastruktur dasar di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Selasa (6/1), guna memastikan program bantuan pemerintah berjalan sesuai kebutuhan warga.

Kunjungan diawali di Banjar Kembang Sari, tempat Bupati meninjau progres pembangunan Wantilan Banjar Kembang Sari. Fasilitas sosial tersebut dibangun melalui bantuan Pemerintah Provinsi Bali dengan total anggaran Rp850 juta dan saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kembang mengajak masyarakat dan pengurus banjar untuk ikut menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun. Ia menekankan pentingnya peran gotong royong agar aset desa dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Ia juga mendorong warga untuk melakukan perbaikan-perbaikan kecil secara swadaya apabila tidak terakomodasi dalam anggaran pemerintah, sehingga wantilan dapat terawat dan memiliki umur pakai yang panjang.

Usai dari Banjar Kembang Sari, Bupati melanjutkan kunjungan ke Banjar Sari Kuning. Di lokasi ini, ia meninjau pemasangan jaringan pipa air bersih yang diperuntukkan bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses air untuk kebutuhan sehari-hari.

Pembangunan jaringan air bersih tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat kegiatan ngampik beberapa waktu lalu. Saat itu, warga mengeluhkan keterbatasan pasokan air bersih yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Melalui pemasangan pipa sepanjang 1.125 meter, sebanyak 37 kepala keluarga yang sebelumnya belum terlayani diharapkan segera memperoleh akses air bersih. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu mengakhiri krisis air yang dialami warga sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Banjar Sari Kuning. (imm)

Kabar Bali Terkini