TPS3R Anturan Manfaatkan Mesin Karya Putra Daerah untuk Olah Sampah Desa
Foto : TPS3R Resik Mesari Desa Anturan sebagai pusat pengolahan sampah berbasis desa pertama di Buleleng yang dilengkapi mesin pemilah dan pencacah sampah plastik modern buatan lokal, Selasa (13/1).
Buleleng – Upaya warga Desa Anturan dalam mengatasi persoalan sampah kini mendapat dukungan teknologi modern. Pemerintah Kabupaten Buleleng meresmikan TPS3R Resik Mesari Desa Anturan sebagai pusat pengolahan sampah berbasis desa pertama di Buleleng yang dilengkapi mesin pemilah dan pencacah sampah plastik modern buatan lokal, Selasa (13/1).
Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mewakili Bupati Buleleng. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat desa dalam mengelola sampah secara lebih efisien, terpadu, dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Supriatna menyampaikan bahwa mesin pemilah dan pencacah sampah di TPS3R Resik Mesari memiliki kapasitas pengolahan sekitar 3 hingga 5 ton sampah per hari, sehingga tidak hanya melayani Desa Anturan, tetapi juga berpotensi menjangkau desa-desa di sekitarnya.
“TPS3R Desa Anturan kami dorong menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis desa. Dengan kapasitas mesin yang besar, pengelolaan sampah bisa lebih optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Supriatna.
Ia menegaskan, penguatan TPS3R merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menata sistem pengelolaan sampah. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.
Mesin pemilah dan pencacah sampah yang digunakan merupakan produk lokal karya putra daerah Buleleng. Seluruh pembiayaan pengadaan mesin bersumber dari APBD Kabupaten Buleleng, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap inovasi lokal sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Ke depan, Pemkab Buleleng berencana menjadikan TPS3R Resik Mesari sebagai model percontohan pengelolaan sampah berbasis desa. Peluang pengadaan mesin serupa juga akan dibuka bagi TPS3R lain di wilayah Buleleng yang telah siap secara kelembagaan.
Sementara itu, Perbekel Desa Anturan I Ketut Soka mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang dinilai sangat membantu desa dalam menekan persoalan sampah yang selama ini dihadapi masyarakat.
“Bantuan mesin ini menjadi modal utama bagi Desa Anturan untuk mengelola sampah secara maksimal dan berkelanjutan. Ini adalah program yang memang sangat kami butuhkan,” kata Soka.
Ia menjelaskan, pengelolaan TPS3R di Desa Anturan melibatkan struktur organisasi desa dan desa adat. Pengelola terdiri dari unsur pengawas dan ketua umum yang bekerja secara pengabdian, sementara kebutuhan operasional serta tenaga pemilah sampah didukung melalui anggaran dana desa.
Selain itu, Desa Anturan juga menyiapkan edukasi kepada masyarakat agar memilah sampah sejak dari rumah. Edukasi akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan desa adat dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pengelola TPS3R.
Di sisi lain, perancang mesin, Putu Eka Dharmawan, yang juga Direktur Rumah Plastik, menjelaskan bahwa mesin tersebut dirancang khusus sesuai karakteristik sampah domestik di Indonesia, khususnya Bali, yang umumnya masih tercampur antara organik dan anorganik.
“Mesin ini mudah dioperasikan di TPS3R dan dirancang untuk memilah sampah rumah tangga yang masih bercampur, tanpa proses yang rumit,” jelas Eka.
Ia menambahkan, pengembangan mesin telah melalui proses riset sejak 2017. Menurutnya, mesin impor kerap kurang efektif karena tidak sesuai dengan karakteristik sampah di Indonesia.
Ke depan, hasil pemilahan sampah, khususnya plastik anorganik bernilai rendah, diharapkan dapat dimanfaatkan lebih lanjut, salah satunya sebagai bahan campuran aspal jalan, sehingga memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi beban lingkungan. (rls/Rim)
Bagikan ini:
- Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Redaksi KabarBaliTerkini.Com Kontak : info@kabarbaliterkini.com WA : 0878-3382-2848


